Senin, 11 November 2013

Kisah seorang pemulung yang saya temukan beberapa waktu lalu, dia bercerita kisah tentang kehidupan yang sebenarnya.. Berjalan dalam lorong memungut puing-puing sisa buangan jalanan tidak terhiraukan oleh kebisikan kota Yogyakarta.. Dia mempunyai 2 orang anak dan keduanya tidak terlepas dari Bangku pendidikan sekolah dasar, ini semangat yang luar biasa yang saya rasakan, ketika usainya sekolah, kedua anaknya membantu ibunya dengan pekerjaan yang begitu sulit higga merjang dalam gelapnya Malam. Semuanya berjalan Dalam Kehendak Allah katanya.'' Jika Kami Mengambil dari apa yang bukan lagi Miliknya Maka kami tidak Mencuri'' Dari ucapanya Keringat Wajahnya, saya merasakan ada ketulusan yang ingin disampikan.. Kerja keras dan tidak lupah kepada yang kuasa, yang hanya bisa dia lakukan disetiap hariNya. Hingga Mata Tidak lagi Melihat Dan tangan terbujur kaku Katanya'' Dari  Kisah Ini ada sebuah Pertanya'an Blogerss...


 1. jika kamu dalam posisiNya apakah Kamu Mengenal Dirimu ??

2. untuk apa anda bekerja seperti itu ??

3 apakah anda Mampu Menggelutinya jika kamu dalam Posisinya ??


 Ok Gaann ... Thank'ss ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar