SENJA SA'AT JEDA
Masa dimana kita mendaki sa'at -sa'at jeda. di sanalah biasanya Berangsur mereda tapi justru aku enggan menyudahinya. Untuk merenungkannya, menandainya. kemudian melukiskanya. Semacam ikhtiar merekam jejak ruang sejarah yang selalu bergerak maju, sembari berharap senja itu senantiasa menyala, agar dapat mendedah dan terus menggambarkan maknanya. Seperti lautan lepas yang berisi perahu kertas melintas dalam benak akan tiada akhir kata indah
untuk kulukiskan seorang dengan paras ayunya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar